Daftar Isi Blog

Tampilkan postingan dengan label zona binatang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zona binatang. Tampilkan semua postingan
17 Des 2010

0
Fakta Unik Kutub Utara dan Kutub Selatan Bumi

Sebagian di antara Anda pasti sudah tahu bahwa penguin hanya ditemukan di Kutub Selatan. Jangan harap bertemu burung yang kelihatan imut-imut itu di kutub utara.

Meski serupa, sama-sama daratan di ujung planet Bumi yang didominasi es, kutub utara dan kutub selatan menyimpan banyak perbedaan. Penguin hanya salah satu contoh perbedaan saja.

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/archive/f/fe/20090822201540!Arctic_Ocean.png
Kutub Utara

http://www.world-atlas.biz/images/antarctica-map.gif
Kutub Selatan

Wilayah es Arktik di kutub utara pada dasarnya merupakan lautan beku yang dikelilingi daratan yang sering disebut lingkaran Arktik (Arctic Circle). Sebaliknya, Antartika di kutub selatan adalah daratan benua dengan wilayah pegunungan dan danau berselimut es yang dikelilingi lautan.

Benua Antartika mengandung hampir 90 persen es di seluruh dunia. Jika dicairkan, seluruh es Antartika cukup untuk memenuhi tiga perempat kebutuhan air minum di seluruh dunia. Maka jangan heran kalau Pangeran Mohammed Al Faisal dari Saudi Arabia pernah berencana mengangkut 100 juta ton es dari Antartika ke negaranya.

Benua Antartika jauh lebih dingin daripada Arktik sehingga bahkan terdapat lapisan es di sana yang tidak pernah meleleh sepanjang sejarah. Temperatur rata-ratanya -49 derajat Celcius.

Suhu terdingin pernah tercatat pada 21 Juli 1983 sebesar -89,6 derajat Celcius di Stasiun Vostok, dekat kutub geomagnetik selatan. Sementara Arktik memiliki temperatur rata-rata lebih tinggi sekitar -34 derajat Celcius.

Karena suhu yang lebih hangat ini, terbentuknya lubang ozon di atas kutub utara tidak separah kutub selatan. Sebab, suhu yang lebih hangat menyebabkan pembentukan awan stratosfer yang merusak lapisan ozon lebih sedikit.

Meski demikian, lapisan stratosfer di atas kutub utara mengalami pendinginan dari tahun ke tahun sehingga lubang ozon semakin besar. Mungkin tak akan sebasar lubang ozon di Antartika yang mencapai luas benua Eropa.

Daratan es yang didominasi lapisan es tipis di Arktik lebih mudah retak saat musim panas tiba. Bahkan, laporan terakhir menyebutkan, ratakan es telah melanda seluruh bagian Arktik saat tiba musim panas.

Di Antartika retakan lapisan es melanda wilayah-wilayah tepian saja namun sekali lepas, pulau es yang mengapung bisa berlayar dari Antartika sampai ke Selandia Baru.

Sampai saat ini, wilayah Kutub Utara masih menjadi rebutan di antara negara-negara adikuasa. Russia sudah buru-buru mengklaim kekuasaannya di kutub utara dengan menancapkan bendera di dasar perairannya tahun lalu.

Russia sudah menyipakan pengeboran gas di Lomonosov Ridge, barisan pegunungan bawah laut pada kedalaman 1920 meter untuk memperoleh 10 miliar ton gas.

Tetapi, AS juga tak mau kalah dengan mengirim kapal pemecah es Coast Guard untuk memetakan kembali batas wilayahnya di Alaska sebelum lapisan es di sana terus menyusut karena pemanasan global. Badan Survei Geologi AS memperkirakan terdapat kandungan minyak di bawah Arktik sampai seperempat kandungan minyak dunia.

Meski Kutub Selatan diperkirakan juga menyimpan minyak terutama di sekitar Laut Ross, kemungkinan ditambang saat ini sangat kecil. Antartika telah mendapat perlindungan sesuai Traktat Antartika yang melarang siapapun melakukan segala bentuk eksplorasi minyak dan menjadikan Antartika kawasan damai serta riset bersama.

Sepanjang sejarah, Antartika memang tidak pernah dikuasai siapapun dan tidak ada penduduk asli di sana. Kontras sekali dengan wilayah lingkaran Arktik yang terdapat beberapa kota berpenduduk seperti Barrow di Alaska, Tromso, Norwegia, serta Muramansk dan Salekhaard, Russia. Di kutub utaralah orang-orang Eskimo bermukim.

Selain itu juga, hanya di Arktik saja beruang kutub bisa ditemukan secara alami. Mungkin ini juga alasan paling kuat mengapa penguin yang hanya ditemukan di kutub selatan tidak pernah menggunakan sayapnya untuk terbang.

Hidup di wilayah kekuasaan masing-masing, penguin dan beruang kutub sama-sama makan ikan dan menempati puncak rantai makanan.

Kutub Utara

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhzcsG1Qn2azAXmsYMbBTMV2MmkKgJNqRgurVZHUS6hDd_QsZzDI9_9BSOgCxofQt6etZWFFhZGwdrGlcLVaeZ8Gh-71WiG7CBDDu4QDUFu7wITdk_0SAL4j6vxtVelRXyOoxHop_7mu1w/s1600/pole533.jpg

http://nananneng2.files.wordpress.com/2010/08/kutub-utara1.jpg

http://herwin.files.wordpress.com/2009/07/north-pole-bears.jpg

http://www.veeriku.tartu.ee/~ppensa/polar_bear1.jpg

http://img692.imageshack.us/img692/108/venhaus.jpg

http://kaospesanan.files.wordpress.com/2010/08/2auroraborealisalaska.jpg

Kutub Selatan

http://www.theglobal-review.com/images/news//kutub%20selatan.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjc6o8pU8IDF7HveaHuftMrQdfbaTnX4XXuvupDGRSF6xrCbms50DV8KTO07d2DRCKSrDYdAaFuERr_pGgJYUcIhNqDtKBxRDhLW26ARN9hnPfoOdMXr-DnmsPqBrOTCfvcLsHLvq3iSqA/s1600/0405_p7antartica.jpg

http://www.nmb.bs.ch/unterpinguinen.jpg

http://indohijau.net/wp-content/uploads/2009/07/antartika-little.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjToD90ZnEFoqdfKibgV2mt9eWJD80GgMyJ9upveEjCnyveyx-xd___vDqxsMzmH6Hd2tr3kxxbOc8ApezclhiuidvGSKTgO0Fn1CEs-2MoPp64-QVOLgqrOXrxXRJlw-7wngr-HEduSftO/s400/kutub+selatan.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjv_FUd32DOcaF5-XwnTejAf9qotVCflrXvqUG_dxkOFmkgbWYj2GVRpXMZGkV1wjyNfbjUjCrmeXGIldfymg8KC_ndx3rG6gLgR1DEF0-yLGuviDhbRJiOm5o5fH5A3TyIBPkG4heVaWk/s1600/South-Pole.jpg



0
Lebah yang Lelah dan Kurang Tidur, Ternyata Bisa Melakukan Kesalahan

Ketika kurang tidur, kemampuan kita melakukan berbagai tugas biasanya berkurang, termasuk dalam berkomunikasi. Ternyata hal yang sama terjadi pada lebah.

"Kami menemukan bahwa lebah madu yang kurang tidur juga mengalami masalah pada komunikasi. Mereka salah memberikan aba-aba kepada temannya tentang lokasi makanan," kata Dr Barrett Klein dari University of Austin, Texas, Amerika Serikat.

http://www.cartoonstock.com/newscartoons/cartoonists/bwj/lowres/bwjn90l.jpg

Temuan penelitian ini muncul dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences terbitan terbaru.

Menurut Klein, lebah sama seperti manusia, yang kebanyakan kerja sehingga menjadi stres dan berbuat kesalahan. Lebah pekerja memiliki tugas penting membiarkan rekan-rekan mereka mengetahui sarang untuk menemukan makanan.

Mereka menyampaikan informasi kepada teman-temannya dengan memberi petunjuk berupa "tarian kibasan". Petunjuk ini semacam kode yang memperlihatkan bunga nektar yang mekar.

Tapi, ketika serangga ini tidak istirahat (tidur), kemampuan mereka berkomunikasi dengan jelas mulai melemah. Tarian mereka menjadi buruk dan tidak rapi ketimbang lebah yang istirahatnya cukup.

Para ilmuwan dalam penelitian ini melibatkan perangkat magnet bernama "insominator" untuk mengganggu lebah yang kurang tidur. Magnet itu melambai-lambai di atas lebah yang dilengkapi ransel dengan logam kecil. Kondisi itu menyebabkan lebah harus berdesakan dan tidak dapat tidur.

Setelah semalaman, perilaku lebah ini dibandingkan dengan lebah yang istirahatnya cukup. Kelelahan tampak pada lebah yang kurang tidur. Efeknya adalah rendahnya kualitas tarian kibasan.

"Tarian ini belum tentu salah, tapi kurang tepat ketimbang lebah yang tidurnya cukup," kata Klein.

Dia menduga tarian yang kurang tepat ini akan menyebabkan jumlah lebah pengikutnya menjadi lebih sedikit menuju sumber makanan. Untuk soal ini, tim peneliti akan melakukan uji coba kembali.

Menurut Profesor Ulrich Mueller dari University of Texas, penelitian Barrett adalah studi pertama tentang fungsi tidur pada komunitas serangga. Juga yang pertama, kata dia, yang menunjukkan bahwa kurangnya tidur merusak ketepatan berkomunikasi dalam dunia serangga.


0
Wow, Ternyata Ada Juga Ulat Bulu yang Bisa Bersiul

Ulat bulu ini ternyata tak cuma mahir membuat sekujur tubuh Anda gatal-gatal tak karuan, tapi juga bisa bersiul layaknya seekor burung.

Memang ulat bulu memang tak akan bersiul seperti burung melalui mulut mereka. Namun, menurut para peneliti, ulat bulu bisa bersiul dengan melalui sisi-sisi tubuh mereka.
Ini mereka lakukan sebagai mekanisme pertahanan diri untuk mengusir burung-burung predator. Dari hasil penelitian terhadap ulat bulu sphinx walnut caterpillar atau Amorpha juglandis, asal siulan mereka berasal dari tubuh mereka.

Seperti dikutip dari Livescience, setelah diamati melalui video berkecepatan tinggi, para periset berkesimpulan ketika ulat bersiul, mereka menekan kepala mereka ke belakang.

Ini dilakukan untuk menekan rongga di tubuh mereka sehingga suara siulan akan keluar melalui delapan pasang lubang angin di perut mereka.

Masing-masing pasang rongga perut itu berdecit sekitar empat detik, dengan rentang frekuensi yang bisa didengar oleh burung maupun manusia, hingga suara ultrasound.

Saat para peneliti mengamati ulat tersebut, burung warbler (burung yang pandai berkicau) yang hendak memangsa ulat itu, biasanya akan kaget dan lari tunggang langgang ketika ulat mulai bersiul. Siulan ulat bulu ini selalu menyelamatkannya dari sergapan burung warbler.

"Burung-burung ini sepertinya terkaget-kaget dengan siulan si ulat karena tidak mengira akan bunyi tersebut," ujar Jayne Yack, Neuroethologist dari Carleton University, Ottawa Kanada.
Sumber : http://www.apakabardunia.com/post/sains/wow-ternyata-ada-juga-ulat-bulu-yang-bisa-bersiul
14 Des 2010

0
10 Jenis Hewan Yang Menghadapi Kepunahan

Kepunahan setidaknya 500 spesies hewan telah disebabkan oleh manusia, kebanyakan kepunahan hewan2 tersebut terjadi di abad ini. Sekarang masih sekitar 5.000 hewan langka dan paling tidak satu spesies mati setiap tahun. Jumlah tersebut terus berkembang pesat dimana beberapa spesies menjadi terancam tanpa kita ketahui. Nilai hewan2 sangatlah penting, karena mereka bisa digunakan untuk berbagai obat-obatan yang bermanfaat.
Berikut ini adalah beberapa spesies yang paling terancam hewan di seluruh dunia:

1. Kelelawar Tapal Kuda


Ada empat belas jenis kelelawar di Britania dan semuanya dalam kondisi terancam. Kelelawar tapal kuda yang lebih besar dari yang lain adalah salah satu yang paling langka. Estimasi saat ini berkisar antara 4.000 dan 6.600 individu. Mereka juga menderita karena penggunaan insektisida (zat kimia beracun yang disemprotkan pada tanaman untuk membunuh serangga berbahaya) yang telah membunuh serangga yang merupakan sumber utama makanan mereka


2. Harimau Siberia


Harimau Siberia adalah subspesies langka harimau. Jenis harimau ini juga dikenal dengan nama Harimau Amur, Harimau Korea, Harimau Manchuria, atau Harimau Cina Utara. Habitatnya berada di wilayah Amur di Timur Jauh dan berstatus dilindungi. Harimau Siberia dianggap sebagai subspesies terbesar dari enam subspesies harimau. Harimau Siberia adalah hewan yang terancam punah.Hewan ini diburu karena harga satu ekornya bisa menghidupi satu keluarga selama satu tahun (saking mahalnya)


3. Penyu Tempayan

Penyu tempayan pernah diburu secara intensif untuk daging dan telur. Selain itu lemak penyu ini juga digunakan dalam industri kosmetik. Banyak dari hewan ini mati setiap tahun terperangkap dalam jaring ikan. Di Turki, sebuah hotel telah dibangun tepat pada situs peternakan penyu ini


4. Elang Ekor Ikan Putih

Sebelum manusia bereksperimen dengan penggunaan feromon, burung buas spektakuler jauh lebih banyak daripada sekarang ini. Mereka juga telah diburu oleh para gembala dan pemburu yang menganggap mereka sebagai ancaman bagi domba atau burung mereka. Intens dengan tindakan konservasi, populasi Elang ini di Eropa Timur mulai pulih, rencana pemulihan bertujuan untuk menempatkan beberapa daerah peternakan tradisional di Eropa


5. Bebek Mandarin


Bebek Mandarin adalah bebek berukuran sedang yang memiliki kekerabatan dengan Bebek Kayu Amerika Utara. Bebek ini memiliki ukuran panjang 41-49 cm dan bentang sayap 65-75 cm.

Kepunahan burung indah ini disebabkan terutama penebang kayu dan pemburu liar. Selain itu juga karena predator seperti cerpelai, rakun anjing, berang-berang, polecats, elang burung hantu dan ular rumput


6. Monyet Ekor Singa

Hewan ini hidup di beberapa daerah di Karnataka, Kerala dan Tamil Nadu. Saat ini,hutan tropis, yang merupakan habitat alami monyet ini, telah dibersihkan dan digantikan dengan perkebunan teh dan kopi.Sebagaimana dengan begitu banyak mamalia, saat ini ancaman utama adalah penghancuran habitat mereka. Pemburu liar juga seringkali menangkapi bayi kera, dan membunuh induk mereka dalam proses perburuannya, untuk kemudian diekspor ke kolektor ilegal. Mereka dianggap sebagai monyet yang paling terancam, dengan hanya 400 ekor yang tersisa di alam liar. Mereka diburu untuk daging dan bulu

7. Jackass Penguin


Merupakan satu2nya jenis burung penguin yang ada di Afrika Selatan. Karena mereka hidup begitu jauh di utara, dan di daerah yang relatif dapat diakses, penguin Afrika rentan terhadap pembunuhan oleh manusia. Polusi minyak juga mengancam mereka, seperti halnya pengambilan telur untuk makanan


8. Gorilla Gunung


Virunga, suatu kawasan gunung berapi di bagian timur Zaire, Rwanda dan Uganda adalah satu-satunya rumah dari gorila gunung yang saat ini sangat terancam punah. Mereka sering dibunuh oleh perangkap dan jeratn yang dimaksudkan untuk binatang lain, mereka kehilangan habitat dan sangat rentan terhadap banyak penyakit yang sama seperti manusia. Mereka Sangat bergantung pada hutan lebat untuk bertahan hidup yang terus-menerus ditebang untuk lahan tanaman dan ternak. Manusia dan gorila 98% identik secara genetis sehingga mereka juga terkena penyakit manusia. Spesies ini adalah yang paling terancam dari subspesies gorila, hanya sekitar 700 gorila gunung tetap di alam beba
s

9. Numbat


Mereka mendiami hutan di sisi Barat Australia, ini adalah satu-satunya negara di mana mereka dapat ditemukan di alam liar. Mereka bertahan di alam liar hanya di dalam area kecil di sudut barat daya Australia. Ketika manusia memperkenalkan binatang pemangsa baru seperti kucing, anjing dan rubah, mereka memangsa banyak numbats. Jumlah mereka semakin menurun karena banyak daerah yang merupakan habitat mereka ditebang untuk pertanian dan pertambangan


10. Black footed Ferret

Ini adalah salah satu mamalia yang paling terancam di Amerika Utara, binatang di pinggir Black Footer Ferret extinction in the wild. punah di alam liar. Hilangnya habitat merupakan alasan utama hitam-footed ferrets tetap dekat ambang kepunahan. Anjing padang rumput yang tersisa koloni kecil dan terfragmentasi, dipisahkan oleh cropland besar dan luas dari pembangunan manusia. Pada tahun 2010, ahli biologi berharap mendapatkan ferrets 1500 didirikan di alam bebas, dengan tidak kurang dari 30 pembiakan populasi orang dewasa di masing-masing


source: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2487634
12 Des 2010

0
Praktek Mesum di Sebuah Pangkalan Becak (Kamera Tersembunyi)

Nafsu itu buta, tak kenal tempat tak kenal jenis yang penting terlampiaskan, benar benar nafsu binatang sampai sampai tak peduli seekor ayampun diembat dan disodomi, lebih lebih tempatnya di keramaian di tepi jalan raya yang bisa kemungkinan dilihat orang banyak. Tak ada yang mengira kejadian mesum ini terjadi disebuah pangkalan becak di tepian jalan. Malang nasip unggas betina ini jadi bulan bulanan pelampiasan nafsu Mr Dg yang nafsunya dah di ubun-ubun. Dasar Anjing!!!

Praktek mesum terselubung di pangkalan becak

Praktek mesum terselubung di pangkalan becak

|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
|
V

Praktek Mesum Terselubung di Sebuah Pangkalan Becak Tepi Jalan

Praktek Mesum Terselubung di Sebuah Pangkalan Becak Tepi Jalan

Praktek Mesum Terselubung di Sebuah Pangkalan Becak Tepi Jalan

Praktek Mesum Terselubung di Sebuah Pangkalan Becak Tepi Jalan


Sumber : http://unic77.blogspot.com/2010/12/praktek-mesum-di-sebuah-pangkalan-becak.html

0
Ternyata Siput Juga Ada Yang Kidal

Ternyata, ada juga lho siput kidal. Kalau manusia kidal dinilai dari tangan mana yang lebih aktif digunakan, siput kidal dinilai dari cangkangnya.

Siput kidal ditemui pada jenis siput Satsuma yang berhabitat di Jepang. Siput Satsuma kidal memiliki alur lingkaran cangkang berlawanan arah jarum jam, sementara siput satsuma normal kebalikannya.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWQLEvgIQCQy_qs6djNsa72Wr5rcXgN4od6kDi_Ea0G72ZrijQjM8S-nk-2MzYAWtdNO_NQAeKnsU44etmkLLLugqcSp8vetyy-ZdTJMdGfzKI-8e4hNtLurUZXXnMz963uR8J3RFeggac/s400/KeSimpulan+Laporan+Penelitian+Membalik+Arah+Spiral+Cangkang+Siput+Lymnaea+stagnalis+3.jpg

Siput kidal juga memiliki posisi alat kelamin yang berbeda dari siput normal, satu di kanan dan satu di kiri. Karenanya, siput kidal tak bisa kawin dengan siput normal, menciptakan fenomena ketidaksesuaian reproduksi.

Masaki Hoso dari Tohoku University di Sendai dan timnya tertarik mengetahui manfaat ke-kidal-an siput tersebut dalam upaya mempertahankan diri dari predatornya serta mengetahui manfaat evolusionernya.

Jadilah, Hoso dan timnya mendesain eksperimen predasi. Ia meletakkan siput kidal di tempat yang sama dengan predatornya, ular pemakan siput Pareasiwasaki. Ia membiarkan ular tersebut melakukan serangan pada siput.

Lewat hasil pengamatannya, Hoso menguraikan, untuk memakan siput, ular tersebut mengambil siput dari dalam cangkangnya. "Ketika menyerang, kepala ular selalu miring ke kiri," kata Hoso.

Karena miringnya kepala ke arah kiri, Hoso mengatakan bahwa ular tersebut tak bisa menangkap siput dan mengeluarkan dari cangkangnya. Alhasil, siput pun selamat dari proses predasi tersebut.

Hoso dan timnya mengungkapkan, ke-kidal-an siput itu sangat berpengaruh terhadap upayanya untuk mempertahankan diri dari serangan predator. Diketahui, siput kidal lebih sulit untuk dimakan daripada siput normal.

Hoso menuliskan dalam publikasinya, "Studi ini menunjukkan bahwa satu gen yang berpengaruh terhadap ketidaksesuaian reproduksi bisa memacu terbentuknya spesies baru lewat proses seleksi alam."




Sumber : http://www.apakabardunia.com/post/tahukah-kamu/ternyata-siput-juga-ada-yang-kidal

0
Ubur-ubur Dari Karibia, Satu-satunya Makhluk Hidup Abadi

Ubur-ubur jenis ini bisa merubah selnya menjadi ke bentuk baru yg lebih muda, cara kerjanya mirip sama punya salamander (sejenis kadal) yg bisa numbuhin kaki baru kalo semisal putus ato kegencet lemari

Quote:

Beberapa ilmuwan baru-baru ini telah menemukan semacam mikro-organisme laut yang disebut “Turritopsis nutricula”, mungkin adalah satu-satunya makhluk yang hidup abadi di dunia.

Para ilmuwan mengatakan diameter “Turritopsis nutricula” hanya 4-5 mm, organisme yang sangat kecil ini, malah mempunyai kemampuan “kembali awet muda”.

Menurut ilmuwan yang telah lama terlibat dalam penyelidikan sekitar 4.000 “Turritopsis nutricula”, hasilnya menunjukkan bahwa ubur-ubur semacam ini dapat menjadi “kembali muda” lagi, tidak ada satupun yang pernah mati karena unsur mereka sendiri. Ilmuwan menegaskan bahwa: “Turritopsis nutricula” adalah satu-satunya biologi yang ditemukan yang dapat kembali dari tahap sexual dewasa ke tahap larva.

Dalam keadaan normal, ubur-ubur setelah selesai bereproduksi akan mati, namun “Turritopsis nutricula” setelah mencapai kedewasaan sexual akan kembali ke tahap muda dan kembali memulai suatu proses kehidupan yang lain, dari teori ini dapat dikatakan siklus ini akan berulang terus.
Quote:


“Turritopsis nutricula” termasuk Hydrozoa adalah semacam organisme pemangsa dengan mikro-organisme sebagai makanan utama, menggunaan metode perambatan vegetatif, dan banyak hidup di perairan tropis, juga dapat melekat pada kapal yang berlayar ke seluruh dunia, karena volumenya yang sangat kecil, sehingga tidak bisa dilihat apakah berdampak pada ekosistem.

Adapun bagaimana proses ajaib “Turritopsis nutricula” menyelesaikan “kembali ke muda”, misteri di dalamnya masih harus menunggu para ahli biologi laut dan genetika untuk menjawabnya.


Sumber : http://forum.vivanews.com/showthread.php?t=52084

0
Terancam Punah, Burung Butuh Deodoran

Selandia Baru memiliki banyak spesies burung asli. Salah satunya yang paling tenar adalah kiwi. Akan tetapi, jumlah mereka kini merosot drastis gara-gara dimangsa kucing, cerpelai, dan mamalia darat lainnya. Demikian dilansir laman The Telegraph.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhtZfoniolKxFbP02KsCbvtlDcoYznXvXuUD0Ponxm6-AvV3Jtjrc_iJQLI4csNe7vqahNuoPW3EFwGwmSFt80BJAqzTBFnBXUi0wtSqi66IT5jVNjDmOCMlq8RTtaOGE2RQ9ihn5E7OR6g/s1600/96620_burung-kiwi_300_225.jpg

Peneliti dari Canterbury University, Jim Briskie, menyimpulkan tampaknya yang jadi faktor penyebab adalah bau badan burung-burung itu sendiri. Bau itulah yang membuat mereka selalu jadi mangsa empuk predator.


Menurut Briskie, tak seperti burung-burung lain di luar Selandia Baru, yang hidup bersama hewan mamalia, burung-burung Selandia Baru mengeluarkan bau menyengat saat memproduksi lilin untuk melindungi bulu-bulu mereka.


Yang lebih jadi masalah, masih kata Briskie, kiwi berbau seperti jamur atau amonia. Hal inilah yang bisa jadi menyebabkan spesies itu kini terancam punah.

http://andoyoanny.files.wordpress.com/2009/06/kiwi.jpg

Marsden, lembaga donor riset sains telah mengucurkan dana sebesar NZ$600 ribu atau hampir Rp4 miliar kepada Briskie untuk mempelajari bau badan burung-burung Selandia Baru itu selama tiga tahun. Tujuannya, untuk membuat mereka tak lagi jadi sasaran empuk predator.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjtOw8-laLgZi1U0uQdfF1jQcdfrdn78AzQ-BxoSM_p3GR99ns6nkiZUR6frY5pThc2xnDjRKhna_EHbYTDc1r6yg4haWwvtkP73VdfDWQcjLvOPBNCFzJSankOI1i4Hp1i788Yr5oYazo/s320/Kiwi+Bird.jpg

'Mungkin saya bisa merancang deodoran khusus bagi kiwi,' kata dia kepada harian Dominion Post. (kd)








sumber :http://wisbenbae.blogspot.com/2010/09/terancam-punah-burung-butuh-deodoran.html

11 Des 2010

0
Birds Of America, Buku Abad ke-19 Terjual Rp 102 Miliar

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/12/07/article-1336481-0C5E9E28000005DC-780_634x448_popup.jpg

Sebuah buku abad 19 bersampul burung langka terjual seharga 7,3 juta poundsterling (Rp 102 miliar). Buku ini jadi termahal di dunia. Apa keistimewaannya?
Empat edisi buku Birds of America karangan John James Audubon telah dibeli oleh dealer buku terkenal Michael Tollemache asal London. Tollemache menggambarkan buku panduan pengamatan burung ini sebagai benda tidak ternilai harganya. Ia berhasil mengalahkan para pesaing di arena lelang Sotheby, London, Inggris

Sebelumnya, buku ini diperkirakan terjual dengan harga 4 juta poundsterling (Rp 56 miliar) atau 6 juta poundsterling (Rp 84 miliar). Buku yang mencatat burung dengan ukuran aslinya ini merupakan bagian dari koleksi literatur Frederick Fermor-Hesketh, bangsawan Hesketh kedua.

Buku ini dianggap sangat penting dalam sejarah literatur Inggris karena termasuk di bagian ‘Folio Pertama’. Kedudukannya sama seperti buku Macbeth, The Tempest dan Twelfth Night.


Birds of America terbagi dalam empat edisi dalam kurun 1827 hingga 1838. Buku itu berisi 1.000 ilustrasi 500 jenis burung di mana Audubon membutuhkan 12 tahun untuk menyelesaikannya.


Buku ini menjadi perhatian dunia saat satu dekade sebelumnya, satu salinan lain dijual di lelang mencapai 5,7 juta poundsterling (Rp 79,8 miliar). Hanya sekitar 119 buku Audubon, pria asal Haiti, yang masih bertahan di dunia.[ito]


Rare: A Greater Flamingo, left, and the Golden Eagle, right, are among the intricate sketches in the book Birds Of America. For collectors it represents a chance to own one of the best preserved editions of Aubudon's masterpiece, with its 435 revered, hand-coloured illustrations

Audubon, the father of ornithology
Two plates from the book showing a Hooping Crane and a pair of Barn Owls. The plates were printed in black and white and hand coloured afterwards which made the production process extremely expensive
One of a kind: the First Folio of William Shakespeare's plays, printed in 1623 could fetch up to £1.5 million
One of a kind: William Shakespeare's 'First Folio', printed in 1623, which sold for £1.5million

The Birds of America
Birds of paradise: John James Audubon's Birds of America features full scale paintings of various species
The Birds of America
Page-turner: Sotheby's auction house worker Mary Engleheart goes through a rare copy of a book of illustrations
Birds of America


Birds of America
Rare: As there are only a handful of copies in the public domain bidders will need an eagle eye to acquire the book during the auction at Sotheby's
Birds of America Precious: Shakespeare's First Folio featuring 36 plays will also go on sale in December at the auction house


Sumber : http://dunia-panas.blogspot.com/2010/12/birds-of-america-buku-abad-ke-19.html
 
Javaraden | © 2010 Blogger Template by DheTemplate.com | WordPress Theme 2 Blog